Penerapan Microfinance Islam dan Pengembangan Sumber Daya Insani BMT Muhammadiyah Surya Kencana Balong Dorong Kemajuan UMKM 2026
Penerapan Microfinance Islam dan Pengembangan Sumber Daya Insani BMT Muhammadiyah Surya Kencana Balong Dorong Kemajuan UMKM 2026
Ponorogo – Tim peneliti penerima Hibah Riset Muhammadiyah Batch IX Tahun 2025/2026 melaksanakan penelitian mengenai Penerapan Microfinance Islam dan Pengembangan Sumber Daya Insani di Baitul Mal wat Tamwil (BMT) Muhammadiyah Surya Kencana Balong pada Pelaku UMKM di Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan sistem pembiayaan berbasis syariah (Islamic microfinance) serta pengembangan sumber daya insani yang dilakukan oleh BMT Muhammadiyah Surya Kencana Balong dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan rekomendasi strategis dalam memperkuat peran lembaga keuangan mikro syariah sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Adib Khusnul Rois, M.E. memperkenalkan tim dari penelitiannya
Tim peneliti terdiri atas, Adib Khusnul Rois, M.E dan Dr. Anip Dwi Saputro, M.Pd.I sebagai dosen peneliti, dengan Nichita Arzeti Mahardika sebagai mahasiswa yang turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan penelitian.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Hibah Riset Muhammadiyah Batch IX Tahun 2025/2026 yang mendukung pengembangan riset berbasis kebutuhan masyarakat dan implementasi nilai-nilai Islam berkemajuan.
Peran mitra dalam strategi penerapan microfinance Islam di Baitul Mal wat Tamwil (BMT) Muhammadiyah Surya Kencana Balong sangat penting dalam mendukung pemberdayaan pelaku UMKM di Desa Balong, Kecamatan Balong, Ponorogo. Mitra dalam hal ini mencakup lembaga internal seperti pengurus dan tenaga lapangan BMT, serta pihak eksternal seperti tokoh masyarakat, pemerintah desa, dan komunitas usaha. BMT berperan sebagai penyedia layanan keuangan syariah yang tidak hanya memberikan pembiayaan berbasis akad seperti murabahah, mudharabah, dan musyarakah, tetapi juga melakukan pendampingan usaha secara berkelanjutan. Sementara itu, mitra eksternal membantu dalam menjangkau pelaku UMKM, memberikan rekomendasi calon nasabah, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah.
Mitra memberikan data selama melakukan penelitian secara obyektif, menyediakan kesempatan untuk melakukan observasi secara meyeluruh selama proses penelitian, dan memberikan kesempatan seluas mungkin untuk melakukan wawancara langsung kepada sumber-sumber penelitian dalam proses penggalin data. Selain itu, sinergi antara BMT dan mitra strategis juga terlihat dalam kegiatan pembinaan, pelatihan kewirausahaan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam praktik bisnis. Pemerintah desa dan tokoh masyarakat berperan dalam memfasilitasi kegiatan tersebut, sehingga pelaku UMKM tidak hanya berkembang dari sisi ekonomi, tetapi juga dari aspek moral dan spiritual. Dengan adanya kolaborasi ini, implementasi microfinance Islam menjadi lebih efektif karena didukung oleh jaringan sosial yang kuat dan pemahaman bersama terhadap prinsip-prinsip syariah. Hal ini pada akhirnya mendorong terciptanya UMKM yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan di Desa Balong.
Program Hibah Riset Muhammadiyah merupakan wujud komitmen Persyarikatan Muhammadiyah dalam mendorong budaya riset yang unggul, kolaboratif, dan memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. Penelitian ini menjadi salah satu upaya menghadirkan solusi berbasis akademik untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah, khususnya dalam mendukung keberlangsungan dan daya saing UMKM di Kabupaten Ponorogo.
Adib Khusnul Rois juga menyampaikan terima kasih kepada RisetMu,
Program hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, atas dukungan pendanaan yang memungkinkan penelitian ini dapat terlaksana dengan baik
Apresiasi juga disampaikan kepada Universitas Muhammadiyah Ponorogo atas dukungan akademik dan kelembagaan selama proses penelitian. Adib Khusnul Rois juga turut menyampaikan penghargaan kepada pengurus, pengelola, dan sumber daya insani BMT Muhammadiyah Surya Kencana Balong Ponorogo yang telah memberikan izin, akses data, dan kerja sama selama pelaksanaan penelitian. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para pelaku UMKM di Kecamatan Balong Ponorogo yang telah bersedia menjadi informan dan berbagi pengalaman terkait penerapan program microfinance Islam. Seluruh dukungan tersebut memberikan kontribusi penting bagi penyelesaian penelitian ini, tanpa memengaruhi independensi penulis dalam proses analisis, interpretasi data, dan penyusunan artikel ilmiah.
Tertarik dengan Layanan Kami?
Hubungi kami untuk konsultasi gratis dan diskusikan kebutuhan Anda
